Cara Jadi Model Profesional: Syarat dan Langkahnya

cara jadi model

Cara jadi model yang paling umum dilewatkan banyak pemula adalah memulai tanpa portofolio dan langsung mendaftar ke agensi besar, lalu bertanya-tanya kenapa tidak ada yang merespons. Karier model memang tidak seperti profesi lain yang bisa dimulai hanya dengan ijazah dan melamar kerja, ada persiapan spesifik yang harus dilakukan jauh sebelum Anda berani mengirimkan foto pertama ke agensi mana pun.

Baca juga: Apa Itu Debit Kredit

Syarat Fisik Menjadi Model

Persyaratan fisik dalam industri modeling Indonesia memang lebih ketat dibandingkan banyak profesi lain, tapi tidak seburuk yang sering dibayangkan.

Untuk model wanita, rentang tinggi badan yang umum diterima agensi adalah 155 hingga 175 cm, dengan berat badan yang proporsional. Model yang ingin masuk ke segmen fashion show atau runway biasanya membutuhkan tinggi minimal 170 cm, sedangkan model iklan dan komersial lebih fleksibel. Usia ideal berkisar antara 13 hingga 30 tahun, meski batas ini bisa bergeser tergantung jenis pekerjaan yang dikejar. Untuk pria, tinggi minimal yang sering disebut agensi adalah sekitar 178 hingga 185 cm.

Satu hal yang tidak banyak dibahas: kondisi kulit dan wajah yang bersih bukan berarti harus sempurna. Agensi lebih memperhatikan apakah ada bekas luka atau ketidakrataan warna kulit yang sulit ditutupi makeup. Tanda lahir biasa tidak menjadi masalah besar, apalagi untuk pemotretan yang masih bisa dibantu editing.

Syarat Non-Fisik yang Sama Pentingnya

Industri model bukan hanya soal penampilan. Setiap profesional di bidang ini, dari fotografer hingga desainer, bekerja dengan jadwal yang ketat dan tidak bisa menoleransi ketidakdisiplinan.

Ketepatan waktu adalah standar minimum. Terlambat ke sesi pemotretan atau fitting tidak hanya merugikan satu orang, tapi bisa menghancurkan seluruh jadwal produksi yang melibatkan puluhan orang. Agensi besar sangat mengandalkan reputasi model mereka, dan satu insiden keterlambatan bisa mengakhiri hubungan kerja lebih cepat dari yang dibayangkan.

Selain itu, model yang sukses adalah yang mudah beradaptasi. Dalam satu hari, Anda mungkin diminta berpose untuk brand pakaian kasual di pagi hari, lalu tampil dengan busana formal di sore hari. Kemampuan untuk mengubah ekspresi, energi, dan karakter sesuai kebutuhan klien adalah keahlian yang sangat dihargai.

Langkah Pertama: Bangun Portofolio

Portofolio adalah kartu nama Anda di industri ini, ibarat CV yang berisi gambar bukan tulisan.

Untuk pemula yang belum punya budget besar, cara paling terjangkau adalah berkolaborasi dengan fotografer pemula atau mahasiswa fotografi yang juga sedang membangun portofolio mereka. Sistem ini saling menguntungkan: fotografer mendapat model, Anda mendapat foto berkualitas tanpa biaya besar. Pastikan hasilnya mencakup beberapa variasi, setidaknya close-up wajah, foto setengah badan, dan foto penuh dengan berbagai ekspresi dan gaya.

Portofolio awal tidak harus sempurna. Yang penting menunjukkan bahwa Anda bisa membawakan berbagai karakter dan tidak hanya bisa berpose satu gaya saja. Agensi lebih tertarik melihat potensi daripada hasil akhir yang sudah dipoles habis-habisan.

Kuasai Teknik Dasar Modeling

Banyak orang mengira posing itu alami dan tidak bisa dipelajari. Faktanya, hampir semua model profesional berlatih secara intensif sebelum bisa tampil natural di depan kamera.

Teknik yang wajib dikuasai mencakup postur tubuh, sudut wajah yang paling fotogenik, dan cara mengontrol ekspresi. Berdiri di depan cermin dan merekam diri sendiri adalah cara latihan paling sederhana yang bisa dilakukan di rumah. Perhatikan posisi bahu, sudut dagu, dan bagaimana cahaya dari berbagai arah memengaruhi tampilan wajah Anda. Model yang berpengalaman tahu persis sudut terbaik mereka bahkan sebelum fotografer memberi instruksi.

Untuk model yang ingin masuk ke segmen runway, catwalk adalah keterampilan tersendiri yang butuh latihan khusus. Cara berjalan di runway berbeda dari berjalan normal, ada ritme, postur, dan pandangan mata yang harus dijaga sekaligus. Berlatih dengan menggunakan sepatu hak tinggi dari awal akan sangat membantu membangun keseimbangan dan kepercayaan diri.

Manfaatkan Media Sosial sebagai Portofolio Digital

Instagram dan TikTok kini berfungsi seperti showroom virtual bagi calon model.

Agensi dan klien aktif mencari bakat baru melalui media sosial, terutama untuk kebutuhan brand endorsement dan kampanye digital. Foto dan video yang Anda unggah harus mencerminkan kemampuan Anda secara akurat, bukan hanya hasil editan berat yang tidak merepresentasikan penampilan asli. Konsistensi dalam mengunggah konten juga penting, akun yang aktif dan terurus memberi kesan profesional yang lebih kuat daripada akun dengan puluhan ribu follower tapi tidak pernah diperbarui.

Gunakan hashtag yang relevan seperti #modelindonesia, #modeljakarta, atau tag yang spesifik untuk niche yang Anda incar. Ini memperbesar peluang Anda ditemukan oleh pihak yang tepat.

Cara Mendaftar ke Agensi Model

Mendaftar ke agensi adalah langkah paling krusial sekaligus yang paling rawan penipuan.

Agensi model profesional tidak meminta bayaran besar di awal sebagai “biaya pendaftaran.” Jika ada agensi yang meminta Anda membayar jutaan rupiah hanya untuk bergabung atau mengikuti kelas wajib sebelum mendapat pekerjaan, itu adalah sinyal bahaya yang perlu diwaspadai. Model mendapatkan komisi dari setiap pekerjaan, bukan dari membayar agensi.

Sebagai referensi jalur yang sudah terbukti, JFW Model Search dari Jakarta Fashion Week adalah salah satu program seleksi model terbuka yang tidak memungut biaya pendaftaran. Prosesnya mencakup pengiriman data diri dan foto, lalu seleksi dilakukan berdasarkan kesesuaian profil dengan kebutuhan program. Ini menunjukkan bagaimana seleksi model yang legitimate seharusnya berjalan: gratis, transparan, dan berbasis kompetensi.

Sebelum menandatangani kontrak dengan agensi mana pun, baca setiap poin dengan seksama. Perhatikan berapa persen komisi yang diambil agensi, durasi kontrak, dan klausul eksklusivitas yang membatasi Anda bekerja dengan pihak lain.

Ikuti Casting dan Tidak Takut Ditolak

Casting adalah proses seleksi di mana klien atau agensi melihat langsung bagaimana Anda tampil dan bergerak.

Untuk pemula, casting pertama terasa seperti ujian yang sangat menegangkan. Tapi model berpengalaman tahu bahwa penolakan adalah bagian normal dari proses, bahkan model dengan karier yang sudah mapan tetap mengalami penolakan secara rutin. Satu casting yang gagal tidak menutup peluang di casting berikutnya, dan konsistensi hadir jauh lebih menentukan daripada sekali tampil sempurna.

Persiapkan penampilan yang bersih dan natural untuk casting: hindari makeup tebal, kenakan pakaian yang memperlihatkan proporsi tubuh Anda dengan baik, dan bawa komposit foto atau portofolio digital jika diminta. Datang tepat waktu adalah kewajiban mutlak yang tidak bisa ditawar.

Penghasilan Model di Indonesia

Penghasilan model sangat bervariasi tergantung jenis pekerjaan, pengalaman, dan klien yang ditangani.

Untuk pemula, bayaran per sesi pemotretan biasanya dimulai dari ratusan ribu hingga sekitar Rp1-2 juta. Model yang sudah punya nama dan bekerja dengan klien korporat atau brand besar bisa mendapatkan Rp5-10 juta per hari atau bahkan lebih untuk pekerjaan tertentu seperti iklan nasional. Model runway untuk peragaan busana bergengsi seperti Jakarta Fashion Week memiliki tarif tersendiri yang biasanya dinegosiasikan melalui agensi.

Penting untuk diketahui bahwa penghasilan model termasuk objek pajak. Menurut MSA Tax Consultant, jasa model termasuk dalam kategori jasa yang dikenai pemotongan PPh Pasal 21 atau 23, tergantung status pekerjaan dan klien yang membayar. Pastikan Anda memahami kewajiban pajak ini sebelum aktif menerima pekerjaan berbayar, agar tidak ada masalah di kemudian hari. Informasi lebih lengkap bisa dicek di MSA Tax Consultant mengenai pajak profesi model.

Jika Anda serius mengejar karier ini, jangan berhenti hanya karena belum mendapat pekerjaan berbayar di bulan pertama. Model yang paling sukses di Indonesia hampir semuanya memulai dari pemotretan tanpa bayaran, membangun portofolio satu per satu, dan baru mulai mendapat pekerjaan berbayar setelah nama mereka mulai dikenal di lingkaran industri.

Scroll to Top